| Perencanaan Pembelajaran SKI 4, Khulafaur Rasyidin |
| Nama Penyusun |
Ulfah, S.Pd.I |
| Sekolah |
MAN 1 Bandar Lampung |
| Tahun Ajaran/Semester |
2025-2026/1 |
| Mata Pelajaran |
Sejarah Kebudayaan Islam |
| Jenjang |
Madrasah Aliyah |
| Kelas |
X |
| Alokasi Waktu |
4 kali pertemuan @ 2 JP (2×4=8 JP), 1 JP = 45 Menit |
| Tahapan |
Fase E |
| Identifikasi Murid |
Murid kelas X MAN 1 Bandar Lampung umumnya telah mengenal tokoh-tokoh Islam awal sejak jenjang sebelumnya. Mereka memiliki pengalaman awal mengamati kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, namun masih perlu bimbingan dalam memahami nilai-nilai kepemimpinan, dakwah, serta prinsip musyawarah yang diterapkan oleh Khulafaur Rasyidin.
Kesiapan belajar cukup baik, terutama jika materi disajikan melalui kegiatan pengamatan langsung, diskusi kelompok, dan penggunaan media visual yang menarik. |
| Materi Pelajaran |
Khulafaur Rasyidin |
| Dimensi Profil Lulusan |
- Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME
- Penalaran Kritis
- Kolaborasi
|
| Tema Kurikulum Berbasis Cinta |
- Cinta kepada Allah Swt. (Hubbullah)
- Cinta kepada Rasulullah SAW (Hubburrasul)
- Cinta kepada Tanah Air (Hubbul Wathon)
|
| Materi Insersi KBC |
- Meneladani Khulafaur Rasyidin sebagai wujud cinta kepada Allah dan Rasul-Nya
- Membangun nilai kepemimpinan, musyawarah dan keadilan dalam kehidupan berbangsa
- Menumbuhkan kesadaran cinta Tanah Air melalui penguatan karakter teladan pemimpin Islam
|
| Capaian Pembelajaran |
Murid mampu menganalisis proses pemilihan Khulafaur Rasyidin, substansi dan strategi dakwah mereka, sebagai inspirasi dalam menerapkan asas musyawarah, sikap saling menghargai, dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan. |
| Lintas Disiplin Ilmu |
- PPKn (nilai musyawarah dan demokrasi)
- Sosiologi (struktur sosial dan kepemimpinan)
- Bahasa Indonesia (kemampuan membaca teks sejarah dan berdiskusi)
|
| Tujuan Pembelajaran |
a. Murid dapat mengevaluasi proses pemilihan Khulafaur Rasyidin
b. Murid dapat menganalisis substansi dakwah Khulafaur Rasyidin
c. Murid dapat mengidentifikasi strategi dakwah Khulafaur Rasyidin
d. Murid dapat menganalisis kebijakan pemerintahan Khulafaur Rasyidin |
| Topik Pembelajaran |
Kepemimpinan Islam Pasca Wafatnya Rasulullah SAW: Nilai-nilai, Strategi, dan Kontribusi Khulafaur Rasyidin |
| Praktek Pedagogik |
- Model: Pembelajaran Penyelidikan (Inquiry Learning)
- Strategi: Diskusi kelompok berbasis studi kasus
- Metode: Ceramah interaktif, diskusi, presentasi kelompok, refleksi
|
| Kemitraan Pembelajaran |
- Perpustakaan Madrasah (sumber rujukan)
- Guru PPKn dan Sosiologi (kolaborasi lintas mapel)
- Alumni (sebagai narasumber pengalaman organisasi atau kepemimpinan Islami)
|
| Lingkungan Pembelajaran |
- Fisik: Ruang kelas, perpustakaan
- Virtual: Google Classroom, YouTube edukatif
- Budaya Belajar: Kolaboratif, menghargai perbedaan pendapat, inklusif dan terbuka
|
| Pemanfaatan Digital |
- Video pembelajaran tentang sejarah Khulafaur Rasyidin
- Google Forms untuk kuis interaktif
- Canva untuk membuat poster tokoh Khulafaur Rasyidin
- Padlet sebagai papan refleksi digital
|
| Langkah-langkah Pembelajaran |
Kegiatan Awal (10 Menit)
- Guru menyapa murid dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Pemutaran video singkat “Siapa Khulafaur Rasyidin?”
- Tanya jawab ringan (Ice breaking): “Siapa sahabat Nabi yang kamu kenal?”
(Prinsip: Menyenangkan & bermakna)
Kegiatan Inti (65 Menit)
- Murid dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing mendalami satu tokoh Khulafaur Rasyidin (Inquiry Group).
- Setiap kelompok membaca bahan ajar, menonton video tokoh, dan mendiskusikan:
- Bagaimana proses pengangkatan khalifah?
- Apa strategi dakwah dan kebijakan mereka?
- Apa tantangan dan bagaimana penyelesaiannya?
- Presentasi hasil diskusi kelompok
- Kegiatan klasikal: membandingkan keempat khalifah, mencari nilai-nilai bersama
(Prinsip: Berkesadaran & bermakna)
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Refleksi melalui Padlet: “Apa yang bisa aku teladani dari Khulafaur Rasyidin?”
- Guru memberikan umpan balik dan motivasi.
- Penugasan: Buat poster digital “Khalifah Idolaku”
(Prinsip: Berkesadaran & menyenangkan)
|
| Mendeskripsikan Pengalaman Belajar |
MemahamiMurid menyimak video dan membaca teks secara berkesadaran (mindful), serta berdiskusi secara mendalam.
→ Prinsip: Berkesadaran & bermaknaMengaplikasiMurid melakukan analisis strategi dakwah dan nilai-nilai kepemimpinan yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
→ Prinsip: Bermakna & menyenangkanMerefleksi
Melalui Padlet, murid menuliskan pemahaman dan perasaan setelah belajar. Guru memberikan umpan balik personal.
→ Prinsip: Berkesadaran & menggembirakan |
| Asesmen Pembelajaran |
- Asesmen Awal
- Tanya jawab dan pemutaran video awal untuk menggali pengetahuan awal murid
- Google Form berisi pertanyaan ringan (5 soal pilihan ganda)
- Asesmen Proses
- Observasi keaktifan dan kerja sama saat diskusi kelompok
- Penilaian formatif: Lembar kerja kelompok dan presentasi
- Penilaian sikap: Toleransi, menghargai pendapat, tanggung jawab
- Asesmen Akhir
- Penugasan Poster Digital “Khalifah Idolaku”
- Kuis akhir via Google Form (10 soal pilihan ganda + 2 uraian singkat)
- Rubrik penilaian mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik
|